Cabang
Daya sesudah port tap, splitter PLC, lalu kabel, konektor, splice, dan margin di jalur cabang. Kalau PLC-nya di ODP pelanggan, inilah perkiraan daya yang diterima ONT.
Isi daya yang masuk ke titik tap, pilih rasio tap dan splitter PLC, dan hasilnya langsung keluar: daya di jalur cabang menuju ONT pelanggan, dan daya through yang diteruskan ke ODP berikutnya. Redaman kabel, konektor, dan sambungan ikut dihitung.
Untuk teknisi FTTH dan RT/RW Net yang merencanakan rantai ODP. Gratis, tanpa daftar; semua dihitung di peramban Anda dan tidak ada angka yang dikirim ke mana pun.Daya di titik tap, dari OPM atau perkiraan. Keyboard ponsel tanpa tanda minus? Ketik angkanya, lalu tekan ±.
Loss tiap port = −10·log10(fraksi) + excess port.
Biasanya di ODP pelanggan, sesudah port tap.
Isi daya masuk (dBm) untuk melihat hasil. Contoh: -12.9.
—dBm
Total loss cabang: — dB
—dBm
Total loss through: — dB
| ODP | Masuk (dBm) | Tap | PLC | Cabang (dBm) | Through (dBm) |
|---|
Tap FBT membelah kabel menjadi dua: port tap ke pelanggan di ODP ini, port through ke ODP berikutnya. Kalkulator menghitung keduanya sekaligus.
Daya sesudah port tap, splitter PLC, lalu kabel, konektor, splice, dan margin di jalur cabang. Kalau PLC-nya di ODP pelanggan, inilah perkiraan daya yang diterima ONT.
Daya yang diteruskan port through ke ODP berikutnya. Tekan Lanjut ke ODP berikutnya untuk memakainya sebagai daya masuk tap berikutnya; tiap langkah tercatat di tabel Rantai ODP.
Jumlah semua redaman di jalur itu, dalam dB. Daya keluar selalu sama dengan daya masuk dikurangi total loss, dan Rincian redaman menunjukkan asal tiap angkanya.
Cocokkan angka cabang dengan rentang terima di datasheet ONT Anda. Untuk GPON kelas B+ rentangnya sekitar −8 sampai −27 dBm; sisakan cadangan beberapa dB dari batas bawah.
Daya cabang = daya masuk − (tap + PLC + serat + konektor + splice + margin) Daya through = daya masuk − (through + serat + konektor + splice + margin) Loss port = −10 × log10(persen ÷ 100) + excess port Serat = panjang (km) × α (dB/km)
Ini perkiraan untuk perencanaan, bukan pengganti OPM. Redaman tap dan splitter dihitung sama di semua wavelength, beda redaman antar-port splitter tidak dihitung, dan kabel yang tertekuk tajam tidak terlihat di sini. Setelah terpasang, ukur.
Daya di titik tap +3.00 dBm, mode Typical, 1490 nm (α 0.25 dB/km). Cabang: kabel drop 0.2 km, 2 pasang konektor, 1 splice. Through: 1.2 km ke ODP berikutnya, 1 pasang konektor, 2 splice.
| Komponen | Cabang (dB) | Through (dB) |
|---|---|---|
| Port 20% / 80%, ideal | 6.99 | 0.97 |
| Excess port | 0.55 | 0.28 |
| Splitter PLC 1:8 | 10.50 | — |
| Serat 0.2 km / 1.2 km × 0.25 | 0.05 | 0.30 |
| Konektor 2 / 1 pasang × 0.20 | 0.40 | 0.20 |
| Splice 1 / 2 × 0.10 | 0.10 | 0.20 |
| Total loss | 18.59 | 1.95 |
| Daya keluar (dBm) | −15.59 | +1.05 |
ONT di cabang menerima sekitar −15.59 dBm, masih jauh dari batas −27 dBm. Through +1.05 dBm menjadi daya masuk tap di ODP berikutnya — tekan Lanjut ke ODP berikutnya dan pilih rasio tap untuk ODP itu.
Tabel ini dibangun dari angka yang sama dengan yang dihitung di atas. Datasheet vendor Anda yang berlaku; bila berbeda, pakai mode Custom Vendor.
| Rasio | Batas teori (dB) | Typical (dB) | Max Spec (dB) |
|---|---|---|---|
| 1:2 | 3.01 | 3.60 | 3.90 |
| 1:4 | 6.02 | 7.20 | 7.60 |
| 1:8 | 9.03 | 10.50 | 11.00 |
| 1:16 | 12.04 | 13.70 | 14.50 |
| 1:32 | 15.05 | 17.00 | 18.50 |
| 1:64 | 18.06 | 20.20 | 21.70 |
Dalam dB per port. Batas teori = 10 × log10(N): redaman splitter sempurna tanpa rugi tambahan.
| Rasio | Tap typical | Through typical | Tap max | Through max |
|---|---|---|---|---|
| 1:99 | 20.90 | 0.34 | 21.20 | 0.54 |
| 2:98 | 17.79 | 0.39 | 18.09 | 0.59 |
| 3:97 | 15.88 | 0.43 | 16.18 | 0.63 |
| 4:96 | 14.63 | 0.48 | 14.93 | 0.68 |
| 5:95 | 13.66 | 0.52 | 13.96 | 0.72 |
| 6:94 | 12.82 | 0.57 | 13.12 | 0.77 |
| 7:93 | 12.15 | 0.62 | 12.45 | 0.82 |
| 8:92 | 11.57 | 0.66 | 11.87 | 0.86 |
| 9:91 | 11.06 | 0.71 | 11.36 | 0.91 |
| 10:90 | 10.60 | 0.76 | 10.90 | 0.96 |
| 15:85 | 8.79 | 0.99 | 9.09 | 1.19 |
| 20:80 | 7.54 | 1.25 | 7.84 | 1.45 |
| 25:75 | 6.52 | 1.53 | 6.82 | 1.73 |
| 30:70 | 5.73 | 1.83 | 6.03 | 2.03 |
| 35:65 | 5.06 | 2.19 | 5.36 | 2.39 |
| 40:60 | 4.43 | 2.54 | 4.73 | 2.74 |
| 45:55 | 3.92 | 2.95 | 4.22 | 3.15 |
| 50:50 | 3.46 | 3.46 | 3.76 | 3.66 |
Dalam dB. Excess tipikal 0.45–0.90 dB di port tap dan 0.28–0.45 dB di port through, bergantung rasio; Max Spec menambah 0.30 dB (tap) dan 0.20 dB (through).
Serat: 0.35 dB/km di 1310 nm, 0.25 dB/km di 1490 nm, 0.20 dB/km di 1550 nm. Konektor 0.20 dB per pasang dan splice fusi 0.10 dB per sambungan adalah nilai bawaan kolom; ubah bila hasil ukur Anda berbeda.
Kalkulator ini memakai 10.50 dB untuk PLC 1:8 pada mode Typical dan 11.00 dB pada mode Max Spec. Batas teorinya 9.03 dB, yaitu 10 × log10(8); selisihnya adalah rugi tambahan komponen. Bila datasheet splitter Anda menyebut angka lain, pilih mode Custom Vendor dan isi angkanya.
Tap FBT membagi daya tidak rata: pada 10:90, 10% daya keluar ke cabang dan 90% diteruskan ke ODP berikutnya. Karena itu tap dipakai untuk merantai banyak ODP di sepanjang satu kabel. Splitter PLC membagi daya sama rata ke semua port dan biasanya dipasang di ODP untuk pelanggan.
Typical memakai angka tipikal datasheet dan cocok untuk memperkirakan hasil ukur di lapangan. Max Spec memakai angka terburuk dan cocok untuk merencanakan jaringan baru, supaya ONT paling ujung tetap aman. Custom Vendor dipakai bila Anda punya angka excess tap, excess through, atau redaman PLC dari datasheet vendor sendiri.
Untuk GPON kelas B+, standar ITU-T G.984.2 menetapkan rentang terima ONT sekitar −8 sampai −27 dBm. Sisakan cadangan beberapa dB dari batas bawah untuk penuaan kabel, konektor kotor, dan tekukan. Angka pastinya ada di datasheet ONT yang Anda pakai.
Pilih 1490 nm untuk arah OLT ke ONT, 1310 nm untuk arah sebaliknya, dan 1550 nm untuk overlay video. Pilihan ini hanya mengubah redaman serat per km (bawaan 0.25, 0.35, dan 0.20 dB/km); redaman tap dan splitter dihitung sama untuk semua wavelength.
Mengelola pelanggan PPPoE/FTTH? Tagihan & isolir otomatis ada di MikrotikBot.