MikrotikBot Billing untuk operator

IP STATIC · IP BINDING · MIKROTIK Billing IP static di MikroTik, tanpa RADIUS

Tidak semua jaringan memakai PPPoE. Banyak RT/RW Net membagi internet lewat IP static — pelanggan dapat satu alamat tetap, dibatasi simple queue, dan dicatat di buku. Yang hilang di cara itu bukan internetnya, melainkan penagihannya: tidak ada yang memutus pelanggan yang tidak bayar, dan tidak ada yang tahu siapa saja yang menunggak sampai ada yang menghitung ulang.

MikrotikBot menagihnya seperti pelanggan PPPoE, lalu menulis sendiri ke router lewat API: ip-binding, simple queue, dan address-list isolir.

Untuk operator yang routernya sudah jalan dengan pelanggan di dalamnya. Tidak perlu RADIUS, tidak perlu mengganti cara pelanggan tersambung.
Ditambahkan apa adanyaDapat 3 Mbps
#NameTargetMax-limit
0hotspot-pool10.10.0.0/163M/3Mcocok duluan
1pelanggan-0710.10.10.7/3210M/10Mtak pernah dibaca
Ditulis MikrotikBotDapat 10 Mbps
#NameTargetMax-limit
0pelanggan-0710.10.10.7/3210M/10Mberlaku
1hotspot-pool10.10.0.0/163M/3Muntuk sisanya
Dua daftar yang isinya sama persis, hanya berbeda urutan. /queue simple dibaca dari atas dan yang cocok pertama menang — itu sebabnya queue yang angkanya sudah benar bisa tidak berpengaruh sama sekali.

Kenapa IP static sering tidak tertagih

Bukan karena operatornya malas. Karena tiga hal ini semuanya pekerjaan tangan.

Masalah 1

Tidak ada yang memutus

Pelanggan PPPoE yang menunggak bisa ditolak saat login berikutnya. Pelanggan IP static tidak pernah login — alamatnya sudah menempel di perangkatnya. Memutusnya berarti seseorang harus membuka Winbox dan mengubah sesuatu, satu per satu, tiap bulan.

Masalah 2

Siapa yang menunggak tidak terlihat

Daftar pelanggan ada di router, daftar pembayaran ada di buku atau di kepala. Keduanya tidak pernah dibandingkan sampai uangnya terasa kurang di akhir bulan — dan saat itu sudah terlambat untuk tahu bulan mana yang bolong.

Masalah 3

Ganti paket tidak sampai ke router

Pelanggan naik paket, catatannya berubah, tetapi simple queue di router tetap angka lama. Tidak ada gejalanya: barisnya ada, angkanya kelihatan benar di catatan, dan pelanggan tetap dapat kecepatan lama sampai ia mengeluh.

Masalah 4

Queue yang tidak pernah membatasi

/queue simple dibaca dari ATAS dan yang cocok pertama menang. Queue baru yang ditambahkan apa adanya mendarat di paling bawah — di bawah queue hotspot yang alamatnya sudah mencakup pelanggan itu. Barisnya ada, angkanya benar, dan kecepatannya tidak pernah terbatas.

Apa yang ditulis billing ke router Anda

Tiga objek, semuanya lewat API router. Tidak ada skrip yang harus Anda tempel dan rawat sendiri.

ObjekKapan ditulisUntuk apa
ip-binding saat pelanggan dipasang Mengikat alamat pelanggan (dan MAC-nya, kalau diisi) supaya ia lewat tanpa login hotspot. Tanpa MAC, binding hanya mengunci alamat — perangkat mana pun yang memakai alamat itu ikut lolos.
simple queue saat dipasang dan tiap paket berubah Batas kecepatan sesuai paket. Queue baru ditaruh di atas daftar, bukan di bawah, supaya tidak tertimbun queue hotspot yang alamatnya lebih luas.
address-list isolir saat menunggak, dicabut saat lunas Alamat pelanggan masuk daftar isolir yang diblokir aturan firewall Anda, plus aturan pengalih per-alamat ke halaman tagihan. Lunas → dicabut, otomatis, tanpa Anda buka Winbox.

Router yang sudah jalan tidak perlu dibongkar. Queue yang sudah ada untuk alamat pelanggan dipakai ulang — dicari lewat alamat yang dibatasinya, bukan lewat namanya — jadi tidak lahir queue kedua untuk satu alamat. Namanya pun tidak diganti: nama itu milik Anda, dipakai mencari pelanggan di Winbox.

Router dan catatan dibandingkan, bukan dipercaya

Menulis sekali lalu berharap tidak cukup. Router bisa mati saat perintah dikirim, dan operator bisa mengubah sesuatu lewat Winbox.

  1. Batas kecepatan diselaraskan dengan paket setiap kali penyinkron berjalan. Kalau angka di router berbeda dari paket pelanggan, ia diperbaiki. Kalau sudah sama, routernya tidak disentuh sama sekali.
  2. Pelanggan yang sudah lunas tetapi masih terblokir akan dilepas sendiri, dan pelanggan yang menunggak tetapi belum terblokir (karena routernya sedang mati saat diisolir) akan diblokir pada siklus berikutnya.
  3. Router yang tidak terjangkau dilewati, bukan membuat seluruh sapuan gagal. Pekerjaannya dicoba lagi siklus berikutnya.

Pelanggan IP static Anda juga ikut terbaca di halaman perangkat ONT, karena pemiliknya dicocokkan lewat alamat IP — ganti SSID dan sandi WiFi-nya bisa dari panel yang sama.

Batasnya, supaya tidak ada kejutan

Halaman isolir tidak muncul di situs HTTPS

Pengalihan ke halaman tagihan hanya bekerja pada alamat http://. Pelanggan yang membuka situs HTTPS — hampir semua situs hari ini — hanya melihat pesan gagal tersambung dari peramban, bukan halaman tagihan Anda. Ini batas protokol, bukan setelan yang bisa dinyalakan: sertifikat kami bukan sertifikat situs yang ia buka. Pemblokirannya tetap bekerja penuh; yang tidak selalu sampai adalah penjelasannya.

Perubahan menunggu router bisa dihubungi

Billing menulis lewat API router. Saat routernya mati atau jalurnya putus, perubahan tertunda sampai siklus berikutnya — bukan hilang, tetapi juga bukan seketika.

Binding tanpa MAC hanya mengunci alamat

Kalau kolom MAC dikosongkan, siapa pun yang menyetel alamat itu di perangkatnya akan ikut lolos. Isi MAC-nya kalau pelanggan Anda berdekatan dan saling tahu alamat IP masing-masing.

Pelanggan IP static Anda tetap seperti sekarang. Yang berubah cuma siapa yang menagihnya.

Tanpa RADIUS, tanpa mengganti cara pelanggan tersambung, dan tanpa membongkar router yang sudah jalan. Impor pelanggan yang sudah ada, lalu tagihan dan isolirnya berjalan sendiri.

Lihat harga & daftar

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah billing IP static butuh RADIUS?

Tidak. Pelanggan IP static tidak pernah login, jadi tidak ada yang bisa ditanyakan ke RADIUS. Billing menulis langsung ke router lewat API: ip-binding supaya pelanggan lewat tanpa login, simple queue untuk batas kecepatan, dan address-list untuk isolir. RADIUS tetap dipakai untuk pelanggan PPPoE dan hotspot, dan keduanya bisa berjalan bersamaan di satu router.

Router saya sudah jalan dengan puluhan queue bernama orang. Apakah akan dibuat ulang?

Tidak. Queue yang sudah ada untuk alamat pelanggan dipakai ulang — dicarinya lewat alamat yang dibatasi queue itu, bukan lewat namanya — sehingga tidak lahir queue kedua untuk satu alamat. Namanya tidak diubah, karena nama itu yang Anda pakai mencari pelanggan di Winbox. Yang diselaraskan hanya angka kecepatannya, mengikuti paket di billing.

Bagaimana pelanggan IP static diisolir kalau menunggak?

Alamatnya dimasukkan ke address-list isolir yang diblokir aturan firewall di router Anda, ditambah aturan pengalih per-alamat ke halaman tagihan. Begitu pembayarannya tercatat, entri itu dicabut lagi tanpa Anda membuka Winbox. Kalau routernya sedang tidak bisa dihubungi, pekerjaannya diulang pada sapuan berikutnya.

Kenapa halaman tagihan tidak muncul di HP pelanggan yang terisolir?

Karena hampir semua situs hari ini memakai HTTPS, dan pengalihan hanya bisa dilakukan pada alamat http://. Pelanggan yang membuka situs HTTPS melihat pesan gagal tersambung dari peramban, bukan halaman tagihan. Pemblokirannya tetap berjalan penuh — yang tidak selalu sampai hanyalah penjelasan kenapa ia terputus.

Kenapa simple queue saya tidak membatasi padahal angkanya sudah benar?

Karena /queue simple dibaca dari atas ke bawah dan yang cocok pertama yang menang. Queue yang ditambahkan tanpa mengatur urutan mendarat di paling bawah, di bawah queue hotspot yang alamatnya sudah mencakup pelanggan itu, sehingga tidak pernah dijalankan. Billing menaruh queue barunya di atas daftar supaya hal ini tidak terjadi.

Pelanggan IP static saya bisa ikut dikelola ONT-nya?

Bisa. Pemilik perangkat dicocokkan lewat alamat IP yang tercatat di billing, jadi pelanggan IP static muncul di halaman perangkat ONT sama seperti pelanggan PPPoE — lengkap dengan ganti SSID, ganti sandi WiFi, daftar perangkat yang terhubung, dan reboot dari jauh.

Apakah saya harus mengganti cara pelanggan tersambung?

Tidak. Pelanggan tetap memakai alamat IP yang sama dengan cara yang sama. Yang ditambahkan billing adalah objek di router — binding, queue, dan entri address-list — serta catatan tagihan di panel. Pelanggan tidak perlu menyetel apa pun di perangkatnya.